Interview merupakan salah satu tahapan penting dalam proses seleksi Ausbildung.
Pada tahap ini, perusahaan tidak hanya menilai kemampuan bahasa Jerman, tetapi juga ingin mengetahui motivasi, kesiapan, dan kecocokan kandidat dengan posisi yang dilamar.
Karena itu, kandidat perlu mempersiapkan diri dengan baik sebelum mengikuti interview.
Semakin matang persiapan yang dilakukan, semakin besar peluang untuk menjawab pertanyaan dengan percaya diri dan memberikan kesan positif kepada recruiter.
Berikut beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum menghadapi interview Ausbildung.
Persiapan Sebelum Interview Ausbildung
Persiapan yang matang dapat membantu menjalani interview dengan lebih percaya diri.
Selain menguasai bahasa Jerman, kamu juga perlu memahami perusahaan, posisi yang dilamar, serta menyiapkan dokumen yang mungkin diminta saat interview.
Sebelum mengikuti interview Ausbildung, pastikan telah mempersiapkan beberapa hal berikut.
1. Pelajari Perusahaan
Luangkan waktu untuk mencari informasi mengenai perusahaan yang mengundang interview.
Pelajari bidang usaha, produk atau layanan yang ditawarkan, serta nilai atau budaya perusahaan.
Dengan memahami profil perusahaan, kamu akan lebih mudah menjawab pertanyaan seperti “Mengapa ingin bergabung dengan perusahaan kami?” sekaligus menunjukkan bahwa kamu benar – benar tertarik dengan posisi yang dilamar.
2. Pahami Posisi yang Dilamar
Baca kembali deskripsi posisi Ausbildung yang dilamar. Perhatikan tugas, tanggung jawab, serta kualifikasi yang dicari oleh perusahaan.
Cara ini bisa membantu memberikan jawaban yang lebih relevan saat recruiter menanyakan alasan melamar atau kemampuan yang dimiliki untuk posisi tersebut.
3. Latihan Perkenalan Diri
Hampir setiap interview diawali dengan permintaan untuk memperkenalkan diri.
Karena itu, siapkan perkenalan singkat dalam bahasa Jerman yang mencakup nama, latar belakang pendidikan, pengalaman yang relevan, serta alasan mengikuti Ausbildung.
Tidak perlu menghafal setiap kalimat. Yang terpenting mampu menyampaikan perkenalan dengan jelas dan percaya diri.
4. Latihan Menjawab Pertanyaan Interview
Selain memperkenalkan diri, recruiter biasanya akan mengajukan beberapa pertanyaan mengenai motivasi, kelebihan, kekurangan, hingga alasan memilih perusahaan tersebut.
Cobalah berlatih menjawab pertanyaan – pertanyaan umum sebelum hari interview.
Dengan begitu, kamu akan lebih tenang saat memberikan jawaban.
5. Siapkan Dokumen yang Dibutuhkan
Pastikan seluruh dokumen yang diperlukan sudah siap sebelum interview berlangsung.
Misalnya CV, motivation letter, sertifikat bahasa Jerman, ijazah, atau dokumen lain yang diminta oleh perusahaan.
Jika interview dilakukan secara online, simpan seluruh dokumen dalam format digital agar dapat dikirim dengan mudah apabila recruiter memintanya.
Kesalahan Saat Interview Ausbildung
Selain mempersiapkan diri dengan baik, kamu juga perlu mengetahui beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh kandidat saat interview Ausbildung.
Menghindari kesalahan – kesalahan ini dapat membantu memberikan kesan yang lebih profesional di hadapan recruiter.
Berikut beberapa hal yang sebaiknya dihindari saat mengikuti interview Ausbildung.
1. Datang Terlambat
Datang terlambat dapat memberikan kesan bahwa kamu tidak menghargai waktu dan tidak memiliki persiapan yang baik.
Jika interview dilakukan secara langsung, usahakan tiba sekitar 10 – 15 menit lebih awal.
Untuk interview online, pastikan koneksi internet, kamera, dan mikrofon sudah siap sebelum jadwal dimulai.
2. Tidak Mengenal Perusahaan
Recruiter sering menanyakan alasan melamar di perusahaan mereka. Jika kamu tidak mengetahui profil perusahaan atau bidang usahanya, recruiter dapat menilai bahwa kamu tidak serius terhadap posisi yang dilamar.
Sebelum interview, luangkan waktu untuk mempelajari informasi dasar mengenai perusahaan melalui website resmi atau media sosial mereka.
3. Memberikan Jawaban yang Tidak Relevan
Berikan jawaban berdasarkan pertanyaan yang diajukan.
Hindari memberikan jawaban yang terlalu panjang atau keluar dari topik, karena hal ini bisa membuat recruiter kesulitan memahami poin utama dari jawaban yang disampaikan.
4. Terlalu Menghafal Jawaban
Berlatih sebelum interview memang penting, tetapi jangan menghafal setiap kalimat. Karena jawaban yang terdengar seperti hafalan akan terlihat tidak alami.
Pahami poin – poin yang ingin disampaikan, lalu jelaskan dengan bahasa sendiri.
5. Kurang Percaya Diri
Rasa gugup saat interview adalah hal yang wajar. Namun, usahakan tetap berbicara dengan suara yang jelas, menjaga kontak mata, dan menunjukkan sikap yang positif.
Recruiter tidak hanya menilai kemampuan bahasa Jerman, tetapi juga melihat bagaimana kamu berkomunikasi dan menunjukkan motivasi selama interview.
Butuh Konsultasi Program Kursus Bahasa Jerman untuk Ausbildung atau Karier di Negara Berbahasa Jerman?
Silakan isi form di bawah ini. Kami akan segera menginformasikan lebih detail tentang program yang tepat untukmu dan cara mendaftarnya.

